Banjir Aceh mengantarkan kita untuk menjawab panggilan ke 95 dari Dusun Ujung Baru, Desa Kuala Penaga, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Ada 125 murid mengaji yang berdesakan di lantai teras Ustadz Tgk. Ridwan yang sudah 11 tahun membimbing anak-anak disini mengaji.
Di daerah yang mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai nelayan dan buruh harian lepas di perkebunan sawit swasta ini bagi yang sudah dewasa cenderung tidak cukup menguasai dan mempraktekkan prinsip-prinsip dasar islam dalam kesehariannya. Sehingga terobosan mendidik anak-anak adalah alternatif yang paling mungkin pada saat ini.
Mereka belajar :
1. Al Qur'an beserta tajwid dan terjemahan, termasuk juga hafalan.
2. Kitab kuning/fiqih.
3. Seni bela diri.
4. Seni budaya islami
5. Tabligh/latihan pidato.
6. Pendidikan moral dan akhlak
7. Selingan olah raga
Dalam ruangan yang sempit berdesakan, tercampur semua level kelas pembelajaran. Tanpa kamar mandi dan tempat wudhu yang baik dan bersih.
Kita sedang membuat sebuah Dayah (Balai Mengaji) sekaligus Meunasah (Mushalla) dengan ukuran 6 x 14 m. Dilengkapi kamar mandi, area wudhu, septic tank, tangki air dan menara nya dengan membuat sumur bor (kedalaman min 92 m)
Anggaran Total Kebutuhan Rp. 108.704.500 ,-
1. Bangunan Meunasah dan Kamar Mandi/Ruang Wudhu Rp. 87.704.500,-
2. Sumur Bor & Mesin Rp. 13.000.000,-
3. Papan Tulis & Meja Belajar lantai Rp. 8.000.000,-
Dana yang sudah terkumpul Rp. 43.000.000,-
Sisa Yang Diperlukan Rp. 65.704.500,-
Pekerjaan sudah dimulai dan insyaallah akan selesai sebelum idul fitri.
Bagi yang ingin ikut silahkan transfer ke rekening atas nama Yayasan Tangan Kanan
Mandiri : 105 0095 85 75 65
B C A : 8280 25 95 95
B S I : 7707 47 57 67
Berita transfer = "Call 95"
Bukti transfer mohon di kirimkan ke WA 0811 63 8383
Terima Kasih
Penuh Sesak, dibagi 3 sesi
jam 14.00 sd 22.00 WIB sesuai level kelas
Tidak Terpuisah Laki dan Perempuan, Tidak Terpisah kelas level mengaji karena keterbatasan ruangan
PROFIL LOKASI DAN DEMOGRAFI
Lokasi: Dusun Ujung Baru, Desa Kuala Penaga, Kec. Bendahara, Kab. Aceh Tamiang.
Populasi: Terdiri dari kurang lebih 320 KK.
Sosio-Ekonomi: Mayoritas masyarakat bekerja sebagai nelayan dan buruh harian lepas di perkebunan sawit swasta.
Analisa Perilaku: Masyarakat yang sudah dewasa cenderung tidak cukup menguasai dan mempraktekkan prinsip-prinsip dasar islam dalam kesehariannya. Sehingga terobosan mendidik anak-anak adalah alternatif yang paling mungkin pada saat ini.
Kemandirian Lembaga: Total sumbangan operasional dari murid hanya terkumpul sekitar Rp 150.000 per bulan, dikarenakan pendidikan diberikan secara gratis bagi seluruh peserta didik.
TEMUAN MASALAH DI LAPANGAN
Kapasitas Berlebih: Saat ini terdapat 125 murid aktif yang belajar di area berukuran 4 X 6 meter (yang merupakan bagian dari rumah pengelola dayah). Jumlah ini setelah bencana banjir Aceh November 2025. Sebelumnya mencapai 150 orang.
Usia Dayah: Dayah ini sudah berjalan sejak tahun 2011 dan mendapatkan Ijin Operasional Pendidikan dari Majelis Pengawas Pendidikan Dayah Pesantren Pemerintah Aceh sejak tahun 2018.
Kondisi Belajar: Ruang belajar hanya menggunakan teras rumah ustadz, ruangan tidak memiliki sekat, meskipun digunakan oleh tingkat pendidikan yang berbeda secara bersamaan.
Pembelajaran dibagi menjadi 3 gelombang (pukul 14.00 - 22.00 WIB) untuk menyiasati keterbatasan ruang.
Setiap gelombang, pesertanya terlalu banyak dan berdesakan, sehingga konsentrasi belajar terganggu.
Materi pembelajarannya :
Al Qur'an beserta tajwid dan terjemahan, termasuk jg hafalan.
Kitab kuning/fiqih.
Seni bela diri.
Seni budaya islami
Tabligh/latihan pidato.
Pendidikan moral dan akhlak
Selingan olah raga
Sanitasi dan Fasilitas Utama: Belum tersedianya sumber air yang bersih dan sehat, kamar mandi dan tempat wudhu yang layak untuk mendukung kurikulum Fiqih dan ibadah praktis.
Krisis Air Bersih: Satu kampung ini menghadapi krisis air bersih. Air payau dan berlumpur.
Kejadian Banjir: masyarakat di lokasi ini sudah mencatat ada banjir bulanan, tahunan, 20 tahunan dan yang terbesar adalah yang terakhir. Mereka sudah terbiasa dan memiliki beberapa perahu untuk transportasi air.
Lokasi Yang Terisolir: Menuju lokasi ini memerlukan akses penyeberangan menggunakan perahu getek, sehingga berakibat kepada komponen biaya bertambah.
Dusun Ujung Baru, Desa Kuala Penaga, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Bagi yang ingin ikut silahkan transfer ke rekening
atas nama Yayasan Tangan Kanan
Mandiri : 105 0095 85 75 65
B C A : 8280 25 95 95
B S I : 7707 47 57 67
Berita transfer = "Call 95"
Bukti transfer mohon di kirimkan ke WA 0811 63 8383